Candu Cinta


Sumber Gambar


Cinta merupakan sebuah anugerah besar yang diberikan Tuhan kepada setiap insan, semua orang memiliki cinta didalamnya dirinya, tak terkecuali manusia terbengis sekalipun tetap saja ada cinta didalam dirinya. Cinta bisa mengubah segala hal, tangis menjadi tawa dan juga sebalik, bahkan masih banyak lagi hal-hal yang bisa dilakukan oleh cinta. Dibalik semua keistimewaannya cinta juga bisa membawa kita menuju jurang kehancuran, terlebih jika tidak dibarengi oleh pikiran yang sehat yang dengan mudah orang-orang berkata bahwa cinta itu buta sehingga ia mengizinkan cinta menyeret dirinya sampai ke dalam lembah kehancuran.

Meskipun saya pertempuran buta
Cinta adalah takdir mengundurkan diri
Kenangan merusak pikiran saya
Cinta adalah takdir mengundurkan diri

Lebih dari kemungkinan yang sia-sia
Tertawa oleh para dewa
Dan sekarang bingkai terakhir
Cinta adalah permainan yang kalah

  • Penggalan lagu Amy Winehouse yang diterjemahkan bulat-bulat melalui google translate

Diatas adalah penggalan lirik lagu Love is a Losing Game yang dibawakan oleh Amy Winehouse. Sekilas seperti itulah cinta yang dialami oleh masyarakat millenial dewasa ini, sekalipun mereka sadar bahwa itu merupakan kesalahan namun tetap saja kita membiarkan kebodohan cinta itu menggerus akal dan pikiran kita. Sesungguhnya cinta itu merupakan sebuah kekuatan jika kita mengendalikannya dengan bijik, namun sebaliknya akan menjadi sebuah senjata yang sangat mematikan jika kita terjebak dalam kesesatannya.

Hal yang paling menyeramkan dalam cinta adalah candu, iya candu cinta. Bahkan tak sedikit orang yang mengatakan bahwa Love is a Drugs, cinta adalah obat-obatan terlarang layaknya narkoba yang mampu membius dan membuat orang ketagihan kepadanya. Bagi para pecandu cinta mereka akan mengorbankan segala hal termasuk waktu dan energi yang lebih untuk orang yang disayangi, bisa dikatakan mereka telah mabuk dan terkurung didalam sebuah dimensi yang paling ia senangi. Mereka acap kali mengutamakan pasangannya ketimbang harus peduli kepada diri sendiri, obsesi menjadi pemegang kendali dalam kasus candu cinta.

Salah satu hal yang menujukkan bahwa Anda adalah pecandu cinta yaitu ketika Anda terlalu menuntut pada kekasih dan sulit move on ketika putus. Jika kita tinjau dari psikologi, mekasnisme kerja otak pada seseorang yang sedang jatuh cinta sama seperti mekanisme kerja otak para pecandu drugs narkotika. Candu terhadap mantan adalah exaholic, yang menyebabkan seorang pecandu tersebut mengalami gangguan konsentrasi, munurunnya produktivitas, menjadi tidak bersemangat, bahkan sampai kepada tahap depresi.

Dikutip dari Journal of Neurophysyiology (2010), sebanyak 85 persen mahasiswa menunjukkan peningkatan aktivitas saraf yang berasosiasi dengan rasa ketagihan atau candu ketika melihat foto-foto mantan pacarnya. Sekalipun mereka menyadari bahwa romantismenya telah usai, aktivitas reward system ketika melihat foto-foto sang mantan membangun pengharapan mereka agar sang mantan kembali kepelukannya lagi.

Jika menelisik dari data-data yang dikumpulkan melalui penelitian, Tara C. Marshall et.al. – Brunel Universty, Inggris (2012) menyimpulkan bahwa sepertiga dari 255 koresponden menyatakan mereka sering melakukan pengamatan terhadap media sosial pasangan dan mantannya. Bagi mereka yang secara sembunyi-sembunyi mengikuti media sosial mantan akan berpotensi 6 kali lebih kuat untuk menjalin intimasi dengan sang mantan, seperti kembali melakukan pendekatan melalaui pesan singkat atau memberikan hadiah.

Pecandu cinta akan mereasa sakau ketika sosok yang dicinta tak sesuai dengan apa yang harapkannya
Dengan alasan apapun candu cinta bukanlah sesuatu yang liar yang tidak mampu dikendalikan oleh manusia. Hanya saja terkadang hati sudah terlanjut terpatri terhadap seseorang yang menjadikannya sebuah perkara yang pelik. Tetapi bukan berarti hal tersebut tidak bisa ditanggulangi, yang paling harus diingat adalah sebelum memberikan cinta kepada orang lain suguhi dahalu yang terbaik untuk diri sendiri. Karena kita perlu memenuhi diri kita sendiri dengan cinta yang tak kalah besarnya dengan apa yang akan kita berikan terhadap pasangan.


Thanks For Visit My Blog @coretan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *