Tari Ratoeh Jaroe Memukau Pembukaan Asian Games 2018

dcaaj1mhv3fc391syvmj.jpg
Sumber Foto


Siapa yang tidak terpukau dengan penampilan Tari Ratoeh Jaroe dalam Opening Ceremony Asian Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, decak kagum hadir dari berbagai kalangan baik yang datang langsung ke arena pembukaan Asian Games maupun yang menonton secara live di hampir seluruh stasiun televisi nasional. Tarian asal Aceh yang dikemas dengan nuansa modern tersebut berhasil mencuri jutaan pandang mata, bahkan tidak sedikit orang yang kembali mencari tayangan tarian tersebut di laman YouTube, hal ini terbukti dengan munculnya banyak kata kunci pencarian tari ratoeh jaroe. Cukup Anda ketik tari ratoeh saja maka akan muncul banyak sekali saran kalimat tentang opening ceremony Asian Games.

Bahkan sampai saat tulisan ini mulai ditulis tercatat sekitar satu juta lebih tayangan pada salah satu akun YouTube SCTV dan tak kurang dari sepuluh ribu komentar yang telah terbit disana, belum lagi pada halaman akun televisi nasional lainnya. Tentu saja ini menjadi kebanggaan yang sangat besar bagi masyarakat Aceh secara khusus karena dari sanalah tarian itu bersal, dan juga kebanggaan besar bagi bangsa Indonesia secara umum karena memiliki beraneka ragam kebudayaan yang bisa dibanggakan dikancah Internasional.

Tarian tradisional yang dimainkan secara kolosal ini dikoreografikan oleh koreografer kenamaan asal tanah air Denny Malik dengan melibatkan 1600 penari yang berusia sekolah menengah atas. Dengan sentuhan Denny Malik tarian tersebut mampu disajikan dengan berbagai gerakan sehingga membentuk koreografi yang sangat indah, kekompakan para penarinya dalam melakukan gerakan pun seolah terlihat bak lampu led yang diatur secara digital.

Tak sampai disitu saja, penonton pun dibuat terheran-heran dengan baju yang dipakai oleh penari yang seolah-seolah berubah begitu saja ketika gerakan-gerakan tarian sedang dimainkan. Pakaian penari yang terlihat semula berwana silver dengan cepat berubah menjadi jingga, ungu, sampai merah putih membuat penonton bertanya-tanya bagaimana mereka bisa mengganti baju secepat itu. Seperti bocoran yang diberikan facebook Viena Effendy ternyata para dancer tidak mengganti pakaiannya, sebenarnya kostum yang digunakan telah didesain memiliki banyak lapisan sehingg para penari dapat dengan mudah melipat lipatannya dalam seketika.

Dibalik semua decak kagum yang berhasil ditampilkan oleh para penari ratoeh jaroe, coretan ingin sedikit memberikan klarifikasi tentang tarian ini yang sering dianggap tari saman oleh berbagai pihak. Meski sama-sama berasal dari tanah rencong sebenarnya tari saman dan ratoeh jaroe memiliki perbedaan yang sangat signifikan, kita persingkat saja dengan beberapa point dibawah ini:

Tari saman dimainkan oleh pria dengan jumlah ganjil, sedangkan tari ratoeh jaroe dimainkan oleh wanita dengan jumlah genap
Tari saman biasanya menggunakan kostum adat dan bahasa gayo, sedangkan tari ratoeh jaroe menggunakan pakaian dengan perpaduan songket Aceh
Tari saman adalah tarian tradisional yang hanya boleh dimainkan oleh lelaki, sedangkan tari ratoeh jaroe/ratoeh duek merupakan tari kreasi.
Itulah beberapa point perbedaan antara tari ratoeh jaroe dengan tari saman sebagai penambahan wawasan kita. Intinya tarian kreasi asal Aceh nan dinamis itu berhasil memukau pembukaan Asian Games 2018 Jakarta Palembang, semoga Indonesia meraih banyak medali emas dalam cabang-cabang olahraga yang dimainkan disana. Amin…


Thanks For Visit My Blog @coretan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *