Rindu

images.jpeg
Sumber Gambar


Aku berharap ia tengah tersenyum diseberang sana, tak apa ia tak memikirkan ku asalkan ia tetap berbahagia. Biarlah ia dengan segala aktifitas kesibukannya, biarlah ia berjalan diatas ketenangan jiwanya.

Aku tak ingin merinduinya karena sebuah kesedihan, aku ingin kerinduan itu dibangun dibangun diatas pundi-pundi kebahagian. Sekalipun ia tak pernah memikirkan ku sama sekali maka itu bukanlah sebuah persoalan asalkan ia tengah bahagia.

Aku hanya mampu memelihara rindu ini dengan baik, tetap kujaga meski ia bakal tumbuh besar dan nantinya menghantam kedalam relung hati. Tiadalah ia pernah rapuh karena akan tetap tegar sebab melihatnya bahagia.

Andai kata meski rindu itu rasanya tetaplah menyakitkan tetaplah aku akan memeliharnya. Aku masih bersyukur karena rasa rindu itu masih ada didalam diri ini, karena betapa kosong hidup mereka disana yang tidak memiliki rindu. Mereka yang hatinya telah membatu karena kebodohan dalam memaknai anugerah Tuhan.

Rasa syukur, iya hanya wujud syukurlah yang mampu membuat manusia itu kuat, mampu berjalan meski diatas puing-puing ketidakpastian. Bersyukulah kita yang masih memiliki sebuah anugerah, sebuah rasa yang tidak lagi dimiliki oleh mereka yang telah tertutup hatinya, rasa rindu.

Rindu itu juga bagaikan aliran nafas yang tiada berhenti sampai ajal datang menjemput, jika memang benar itu merupakan sebuah kerinduan yang sebenarnya maka sekalipun ia telah saling menatap tetap pula rindu itu kembali hadir ketika jejak langkah kaki mulai meninggalkan dirinya.

Mungkin aku bisa menguraikan makna rindu yang sedemikian, tapi tentu kita tidak akan sepaham atau sependapat dengan masing-masing uraian dari untaian kata singkat tersebut. Ah sudah terlalu bertele-tele aku mengupas sebuah kata rindu, sebuah kata yang hanya berisi 5 buah huruf namun terlalu panjang untuk diuraikan, terlalu dalam untuk dimaknai dan terlalu sulit pula untuk dipahami.

Salam rindu dari kejauhan, salam rindu untuk kamu dan untuk kalian yang belum bisa ku kunjungi. Semoga kita segera dapat bertemu dan saling bertatap untuk mengakhiri rasa rindu dan menjalin sebuah silaturrahmi yang hakiki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *