Tajikistan U-16, Awal Bukan Penentu Akhir


Sumber Gambar


Perjuangan tim nasional Tajikistan u-16 memang tidak bisa dipandang sebelah mata, perjalanan terjal yang mereka hadapi akhirnya mampu membawa anak-anak Tajikistan ini menembus final ajang piala AFC U-16 di Malaysia. Meski hanya mampu finish di tempat kedua sebelum ditaklukkan oleh Jepang mereka mampu memperlihat perjuangan yang sesungguhnya tanpa pupus harapan sedikitpun.

Diawal-awal turnamen ini berlangsung banyak pihak tidak menduga bahkan menyepelekan kemampuan anak-anak Tajikistan untuk bersaing bersama tim-tim kuat Asia lainnya. Mereka sendiri tergabung di dalam grup A yang dihuni Jepang, Thailand dan tuan rumah Malaysia. Bahkan diawal pembukaan turnamen mereka dilumat habis oleh tim harimau malaya dengan skor telak 6-2. Namun kegagalan diawal laga bukan berarti mereka tim lemah yang tidak mampu bersaing dengan tim lain apalagi harus patah semangat dan tidak mampu menatap pertandingan selanjutnya.

Akhirnya mereka membuktikan kelasnya dengan mampu bermain imbang pada laga kedua ketika bersua Jepang, sebuah comeback yang menyakinkan berhasil ditunjukkan tim Tajikistan u-16 karena bisah menahan imbang Jepang yang pernah juara 2 kali pada piala asia u-16. Selanjut pada laga akhir grup A mereka berhasil menundukkan tim Thailand serta bertengger di posisi ke 2 klasmen grup A dan memastikan satu posisi di putaran delapan besar menemani Jepang yang berhasil keluar sebagai juara grup yang berhasil mengemas 7 point.

Lolos ke delapan besar dengan susah payah pun tidak menyudahi perjalanan terjal yang mereka hadapi, kali ini mereka harus bersua tim kuat lainnya yaitu Korea Utara. Namun lagi-lagi mereka menunjukkan bahwa dirinya merupakan salah satu tim yang patut diberhitungkan, meski harus bermain imbang dengan skor 1-1 mereka mampu mengakhiri pertandingan dan lolos ke babak semi final melalui drama adu penalti yang meyakinkan dengan skor 4-2.

Pada babak semi final tim yang mereka hadapi mengalami peningkatan lebih tinggi lagi, yaitu Korea Selatan yang dalam fase grup berhasil lolos sebagai juara grup dengan poin yang meyakinkan yaitu 9 tanpa kekalahan atau seri sekalipun. Tapi akhirnya kedua-dua negara Korea baik Utara maupun Selatan mereka tahan asanya untuk melaju lebih jauh ketika bersua dengan mereka. Lagi-lagi hasil yang dipetik diwaktu normal kalau bersua Korea Selatan harus berkesudahan dengan skor 1-1 persis seperti yang dialami ketika bersua Korea Utara pada babak sebelumnya. Namun kali ini mereka harus berjibaku dalam babak adu penalti yang cukup meneganggkan sebelum berhasil lolos ke babak final dengan skor penalti 7-6.

Perjalanan yang dialami Tajikistan dalam putaran final piala asia u-16 hampir sama seperti kejadian kala tim non unggulan Kroasia menembus final Piala Dunia 2018 di Rusia beberapa bulan silam. Terseok-seok diawal dan menang diluar batas waktu normal sampai akhirnya berhasil memastikan satu nama di laga final. Namun yang pasti mereka menunjukkan kelasnya sebagai tim yang patut diperhitungkan dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Di partai final mereka telah ditunggu oleh tim satu grup yang pernah mereka hadapi sebelumnya yaitu Jepang, meski kala bersua di grup mereka mampu menahan imbang Jepang dengan skor 1-1 namun mereka harus puas untuk mengakhiri turnamen sebagai runnur-upkarena takluk dari Jepang di final dengan skor tipis 1-0. Meski demikian perjalan mereka dalam turnamen sepakbola antar remaja Asia ini patut diacungi jempol karena tidak kenal menyerah dan mampu menembus babak final meski akhirnya hanya keluar dengan status peringkat ke 2.

Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari anak-anak Tajikistan, mereka bak anak muda di film laga India yang kalah diawal-awal namun berhasil mengakhiri perjalanan pada ujungnya dengan happy ending. Salut buat Tajikistan u-16 dan semoga Indonesia semakin bisa menghasilkan prestasi tingkat internasionl pada ajang olahraga sepakbola yang sangat digemari oleh bangsa Indonesia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *