Surabaya, Tabebuya dan Guangzhou Award 2018


Sumber Foto


Setelah berkesempatan untuk mengunjunginya beberapa waktu silam aku mulai tertarik dengan kota yang berada di ujung timur pulau Jawa ini, yes apa lagi kalau bukan Surabaya. Salah satu kota terpadat di Indonesia ini manyajikan sejuta pesona mulai karakteristik penduduknya yang bermentalkan pahlawan sedari masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini sampai kepada tatanan kota yang menurutku sangat luar biasa. Kota yang dipimpin oleh seorang wanita hebat yang bernama Tri Rismaharini sejak 2010 silam mampu mengahasilkan berbagai prestasi baik secara nasional maupun internasional.

Banyak yang mengatakan bahwa Surabaya merupakan kota nomor dua terbesar di Indonesia dengan populasi lebih dari 2 juta jiwa penghuni di dalamnya, sedangkan yang terbesar dipegang oleh kota Jakarta selaku Ibukota Negeri ini. Namun jika kita menelisik lebih jauh sebenarnya Surabaya lah yang paling pantas dinobatkan sebagai kota terbesar sebab bagaimanapun Jakarta bukanlah sebuah kota, melainkan propinsi karena dipimpin oleh seorang gubernur, sedangkan Surabaya jelas dipimpin oleh seorang walikota.

Baru – baru ini di Surabaya netizen dihebohkan dengan pesona bunga tabebuya yang bermekaran di sepanjang jalan – jalan protokol kota yang sampai dijuluki sebagai bunga sakuranya Surabaya. Kota yang bersih dengan tatanan yang rapi serta ditambah dengan mekarnya bunga tersebut seolah menjadi sebuah gambar yang peroleh dari luar negeri apabila diabadikan kedalam kamera. Hampir seluruh jalanan kota Surabaya dipenuhi dengan pepohonan dikiri dan kanannya.


Sumber Foto


Dan yang lebih terbaru lagi ternyata saat ini Surabaya tengah mengikuti sebuah kompetisi internasional sebagai kota dengan inovasi terbaik selama 2 tahun terakhir. Sebuah asa positif tengah hadir melalui satu persatu voting yang tengah masuk untuk menobatkan Surabaya sebagai pemenang Guangzhou Awards 2018. Sementara ini Surabaya masih menempati posisi ke 3 dalam perolehan suara sementara sebagai salah satu kota yang difavoritkan untuk menang tahun ini.

Sebenarnya Surabaya sudah 3 kali mengajukan proposal untuk mengikuti ajang tersebut, namun belum masuk nominasi. Akhirnya pada kesempatan ke 4 ini Surabaya tak hanya berhasil menembus nominasi tetapi langsung menempati daftar favorit diurutan ke 3 sementara. Semoga hasil positif sementara ini membuka peluang besar bagi Surabaya untuk menjuarai ajang bergengsi internasional ini.


Sumber Gambar


Sementara ini walikota Surabaya ibu Risma sudah berada di Beijing untuk mempresentasikannya pada 5 Desember esok hari sekaligus akan dilakukannya penilaian secara final. Nantinya akan dipilih sebanyak 5 kota sebagai pemenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *