Do’a Ruku’


Sumber Gambar


Terdapat banyak redaksi bacaan do’a ketika melakukan gerakan ruku’ dalam shalat, dan kesemuanya itu memang dicontohkan oleh nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sehingga sikap yang tepat bagi kita dalam menanggapi hal ini yaitu berusaha untuk menghafal kesemua do’a tersebut dan kita baca secara bergantian dalam setiap shalat. Contohnya ketika melakukan shalat maghrib kita membaca do’a ruku’ lafadz A, pada shalat isya dengan lafadz ruku’ do’a B, dan seterusnya secara bergantian pada setiap shalat.

Dalam prakteknya, orang yang shalat hanya dibenarkan membaca bacaan do’a ruku’ setelah ia melakukan ruku’ pada posisi sempurna. Membaca bacaan do’a ruku’ sebelum mencapai posisi ruku’ yang sempurna berarti sama dengan melakukan sebuah amalan yang tidak terletak pada tempatnya.

Sedangkan untuk berapa banyak diulang bacaan tersebut pada setiap posisi ruku’ maka tidak ada larangan padanya, bisa diulang – ulang lebih dari 3 kali, sesuai dengan panjangnya ruku’. Contonya jika kita shalat berjama’ah sebagai makmum dan imam belum bangkit dari ruku’nya maka dibolehkan bagi kita untuk memperbanyak bacaan do’a kita.

Ketika shalat diharuskan bagi kita untuk membaca do’a ruku’ meskipun itu hanya satu kali tanpa diulang. Karena sebagian kalangan ulama menilai bahwa bacaan do’a ruku’ didalam shalat hukumnya adalah wajib, sehingga apabila kita meninggalkannya dengan sengaja bisa menyebabkan batalnya shalat.

Macam – macam Bacaan Ruku’

  • (سُبحانَ ربِّيَ العَظيمِ (ثلاثاً
    Subhana rabbiyal adzhiim (3 kali)
    Artinya: “Maha suci Allah yang maha agung”
    (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah)

  • (سبحان ربي العظيم وبحمده (ثلاثاً
    Subhana rabbiyal adzhiimi wa bi hamdihi (3 kali)
    Artinya: ”Maha suci Allah yang maha agung dan segala puji bagiMu”
    (HR. Ahmad, Abu Daud, dan Daruqutni)

  • سبوحٌ قدوسٌ ربُّ الملائكةِ والروحِ
    Subbuhun quddusun, rabbul malaaikati war ruh
    Artinya: ”Maha suci Allah rabb para malaikat dan ar ruuh (Jibril)”
    (HR. Muslim dan Abu Awanah)

  • سُبحانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنا وبِحَمدِكَ، اللَّهُمَّ اغفِر لي
    Subhaanaka Allahumma rabbanaa wa bihamdika Allahummagh-fir-li
    Artinya: ”Maha suci Allah, Rabb kami, segala puji bagiMu. Ya Allah ampuni dosaku”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

  • سبحانَ ذي الجَبَروتِ والمَلَكوتِ والكِبْرياءِ والعَظَمةِ
    Subhana dzil jabaruuti, wal malakuuti, wal kibriyaai, wal ‘adzomah.
    Artinya: ”Maha suci Dzat yang memiliki jabarut dan malakut dan memiliki kedigdayaan dan keagungan”
    (HR. Ahmad, Abu Daud, dengan sanad shahih)

Kesalahan Seputar Masalah Ruku’

  1. Tidak mengangkat tangan ketika hendak melakukan ruku’ atau mengangkat tangan namun gerakannya tidak sempurna
  2. Gerakan ruku’ yang terlalu cepat seperti gerakan ayam mematok makanan, gerakan seperti ini bisa menyebabkan tidak sahnya shalat, sebab ruku’nya tidak tumakninah
  3. Hanya membaca satu bacaan do’a ruku’. Bacaan yang dihafal sejak kecil dan dibaca sampai dewasa. Hal yang seperti ini bisa menyebabkan tidak terhafalnya bacaan lain sehingga menjadi terlupakan dan tidak terpedulikan
  4. Membaca bacaan do’a ruku’ sebelum pada posisi ruku’ yang sempurna. Tindakan seperti ini bisa menyebabkan tidak sahnya bacaan ruku’ sebab dikerjakan tidak pada tempatnya
  5. Sama sekali tidak membaca bacaan ruku’.

Allahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *