Jakarta Semakin Ramah Terhadap Disabilitas

Saban hari ibukota negeri ini terus berbenah, pembangunan disana – sini tiada henti – hentinya dikerjakan. Mungkin sudah sepatutnya sebagai ibukota negara, jakarta harus selalu meng upgrade segala sesuatu untuk memenuhi tuntutan global yang terus merengsek maju setiap harinya.

Pembangunan disegala lini disetiap perkotaan mungkin sesuatu yang sudah lazim kita dapati, namanya juga kota, tentunya ia tidak menjadi sebuah kota jika tanpa ada pembangunan di dalamnya. Namun yang menjadi poin plus bagi Jakarta saat ini adalah pembangunan yang tanpa mendiskriminasikan penyandang disabilitas.

Pejalan kaki melintas di depan guarding block untuk penyandang tuna netra.

Selama ini penyandang disabilitas selalu dipandang sebelah mata, yang seolah olah mereka tidak pantas berada di kerumunan atau keramaian kota. Segala sesuatu yang dibangun selalu mengenyampingkan kebutuhan mereka yang memiliki kekurangan.

Dua hari berkesempatan untuk mengelilingi hiruk pikuknya ibukota aku menemukan sesuatu yang berbada dalam setiap layanan publik yang aku dapati. Dimulai dari zona pejalan kaki yang dilengkapi oleh guarding block, halte transportasi ramah disabilitas, sampai kepada jembatan penyeberangan orang yang sangat ramah terhadap mereka yang memiliki kekurangan fisik. Bahkan beberapa JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) yang akan diresmikan oleh gubernur DKI Anies hari ini (28 Februari) akan dilengkapi fasilitas lift khusus penyandang disabilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *